Siswa Diajarkan Jadi Pengusaha

Siswa Diajarkan Jadi Pengusaha

Siswa Diajarkan Jadi Pengusaha

Keriuhan terjadi di lantai dasar Pusat perbalanjaan Blu Plaza,kemarin. Ya, puluhan siswa SD IT Thariq Bin Ziyad  menjajakan berbagai makanan. Sementara siswa dan guru lainnya sibuk memilih makanan yang dijual siswa.

Berbagai jajanan tradisional tersebt di jual antara Rp 1000 hingga Rp3000.

Terlihat, para siswa yang menjual makanan tersebut mengenakan pakaian seperti pelayan Kafe dan restoran terkenal lainnya. Meskipun kegiatan ini menjadi pengalaman pertaam bagi sebagian siswa, namun siswa terlihat tanpa canggung menawarkan jajanannya ke pengunjung mal.

Ya, sekolah yang berada di Pondok Hijau Permai Bekasi   mengadakan aksi Market Day. Kegiatan  dengan tema Tahriq Bin Ziyad Exhibition 2018. Tidak hanya menjual jajanan, dalam aksinya siswa memamerkan hasil prakarya mereka.Hasil kreasi tersebut dihias dan didisplay menyerupai pageleran pameran. Selain itu, juga dijual aneka macam kue dan aksesoris di meja-meja jualan yang telah disiapkan oleh para siswa.

Kepala sekolah  SD IT Thariq Bin Ziyad Abdullah Zein mengaku,  kegiatan ini merupakan salah satu cara mendidik siswa untuk memiliki jiwa pengusaha. “Market Day rutin kami lakukan setiap tahunnya,”katanya kepada Radar Bekasi.

Menurutnya, menumbuhkan jiwa interpreneur atau pengusaha harus dilakukan sejak dini

. Sehingga, ketika dewasa nanti siswa mampu menghadapi tantangan dunia kerja dan industry,”Jadi tidak terpaku harus kerja di perusahaan, namun mereka mampu menciptakan lapangan kerja,”tegasnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mengasah keterampilan berwirausaha para siswa. Karena, siswa langsung mengaplikasikan kemampuan pelajaran matematika dalam transaksi jual beli yang mereka kerjakan.

“Kita memperkenalkan kepada masyarakat tentang SDIT Thariq Bin Ziyat, mengembangkan kreatifitas anak sesuai dengan bakat dan minat anak, kemampuan bersosialisasi, kecerdasan psikomotorik,serta yang tak kalah penting adalah kita bisa bekerjasama dengan sekolah – sekolah sekitar dan menjalin kerjasama dengan lembaga luar sekola.”paparnya,

Ketua  Kelompok Kerja Pengawas Sekolah

(KKPS) Kecamatan Rawa Lumbu Didi Rosadi mengaku mengapresiasi kegiatan siswa yang dilaksanakan sehari penuh tersebut. Dia berharap, sekolah lainnya bis amelakukan hal serupa.

“Inilah yang di butuhkan anak pelajar sekarang, mereka di berikan pemahaman  agama. Sehingga mereka akan paham tugas sebagai generasi penerus agama dan bangsanya. Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada SD IT Thariq Bin Ziyad yang sudah bisa memberikan pendidikan terbaik bagi siswa.”paparnya.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/