Puluhan Sekolah Dipimpin Plt

Puluhan Sekolah Dipimpin Plt

Puluhan Sekolah Dipimpin Plt

Sebanyak 28 kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kota Bekasi tahun ini pensiun

. Akibatnyak, 28 SDN tersebut dipimpin oleh pelaksana tugas (PLT) kepala sekolah . Sementara itu, dinas pendidikan kota bekasi mencatat ditahun 2019 mendatang sekitar 300 kepala sekolah memasuki masa pensiun.

Dinas pendidikan kota Bekasi menjamin, tidak ada kekosongan kepal asekolah di tahun depan. Pasalnya, Disdik Kota Bekasi belum lama ini telah melakukan pendidikan dan pelatihan (Diklat) kepada sejumlah calon kepala sekolah. Sedikitnya,ada sekitar 41 calon kepala sekolah yang mengikuti Diklat.

Pendidikan dan pelatihan kepala sekolah ini dilaksanakan melalui Lembaga Ppenjamin

Mutu Pendidikan (LPMP). Sesuai dengan peraturan mentri pendidikan nomor 6 tahun 2018, bahwa kompetensi yang wajib dimiliki oleh para guru diantaranya adalah kompetisi supervise, kompetensi manajemen, kompetensi kewirausahaan, kompetensi asocial dan kompetensi kepribadian.

“Ada sebanyak 41 calon kepala sekolah, dua orang belum memenuhi syarat atau belum melaksanakan tugas-tugas, jadi semua ada 29 orang,“ ungkap sekertaris dinas pendidikan kota bekasi, Inayatullah saat ditemui dikantornya, selasa (23/10).

Sebanyak 39 guru yang telah mengikuti DIKLAT Kepala sekolah tersbeut rencananya akan menempati posisi kepala sekolah yang pada sekolah-sekolah yang kosong dikarenakan pensiun dan sebagainya, atau dalam arti lain melihat formasi yang ada disetiap sekolah.

PLt dari setiap sekolah yang mengalami kekosongan kepala sekolah akibat pensiun

diambil dari sekolah-sekolah yang jaraknya berdekatan dan memiliki kompetensi dibidangnya dalam memimpin dua sekolah. Inayatullah menyebutkan, kepala sekolah yang ditugaskan untuk menjadi PLt adalah kepala sekolah yang memiliki kompetensi dan masih dalam satu rayon atau kecamatan.

Sementara itu ditempat yang sama, pengawas sekolah SMP Kota Bekasi Harri Santosa mengungkapkan, diantara kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala sekolah yakni dibidang manajemen antaralain kompetensi menyusun program yang berkaitan dengan sekolah dan mengenlola delapan standar nasional pendidikan.

Sementara untuk kompetensi supervise diantaranya supervise guru, supervise laboratorium dan supervise tenaga administrasi, yang terakhir dimana ini merupakan kompetensi pokok dari lima kompetensi yang ada yakni kompetensi kewirausahaan diantaranya pengembangan projek dan menghasilkan kerjasama dalam memberikan kontribusi kepada sekolah.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/