Project yang komplit memerlukan beberapa tugas

Project yang komplit memerlukan beberapa tugas

 

Project yang komplit memerlukan beberapa tugas

1. Mereview permintaan customer
2. Merencanakan dan menjadwalkan secara formal, fasilitas pertemuan dengan customer
3. Mengharapkan penelitian untuk mendefinisikan solusi dan pendekatan yang ada
4. Menyiapkan “dokumen pekerjaan” dan agenda untuk pertemuan formal
5. Mengharapkan terjadinya pertemuan
6. Mengembangkan mini-spec untuk perbaikan, konsistensi, dan kelemahan pada ambiguitas
7. Memodifikasi cakupan dokumen yang diperlukan

PROYEK
Pada awal proyek harus ada waktu yang dialokasikan untuk membangun sebuah rencana yang realistis, selama proyek berlangsung untuk memonitor rencana dan pada kesuluruhan proyek untuk mengontrol kualitas serta perubahannya.

RANGKUMAN
Manajemen perangkat lunak merupakan aktivitas pelindung dalam rekayasa perangkat lunak. Manajemen proyek dimulai sebelum aktivitas teknis yang diinisiasi dan berlanjut pada keseluruhan batasan, perkembangan dan pemeliharaan perangkat lunak komputer.
Tiga P memiliki pengaruh yang mendasar pada manajemen proyek perangkat lunak. Manusia harus diorganisasikan ke dalam tim-tim yang efektif , termotivasi , untuk melakukan kerja perangkat lunak kualitas tinggi serta dikoordinasikan untuk mencapai komunikasi yang efektif. Masalah harus di komunikasikan dari pelanggan ke pengembang di bagi ke dalam bagian-bagian kontituennya serta ditempatkan untuk kerja oleh tim perangkat lunak. Proses harus disesuaikan dengan manusia dan masalah. Sebuah kerangka kerja proses yang umum dipilih, sebuah paradigma rekayasa perangkat lunak yang sesuai diterapkan dan serangkaian tegas kerja yang dipilih untuk menyesuaikan pekerjaan yang ada.
Elemen pusat dari semua proyek perangkat lunak adalah manusia. Perekayasa perangkat lunak harus diatur ke dalam sejumlah struktur tim yang berbeda yang menjangkau dari hirarki kontrol tradisional sampai pada tim paradigma terbuka . suatu varietas teknik koordinasi dan komunikasi dapat diaplikasikan untuk mendukung kerja tim. Secara umum kajian formal dan komunikasi dari orang ke orang secara informal merupakan yang paling bernilai bagi para pelaksana.
Aktivitas manajemen proyek melingkupi pengukuran dan metrik, perkiraan, analisa resiko , penjadwalan, pelacakan, dan kontrol.

Baca Juga  :