Konsep Manajemen Proyek

Table of Contents

Konsep Manajemen Proyek

Konsep Manajemen Proyek

SPEKTRUM MANAJEMEN
Manajemen proyek perangkat lunak yang efektif berfokus pada tiga P, yaitu : manusia, masalah , dan problem. Urutannya tidak dapat berubah. Manajer yang lupa bahwa kerja RPL merupakan usaha manusia yang intens, tidak akan pernah akan meraih sukses dalam manajemen proyek. Seorang manajer yang gagal melakukan komunikasi pelanggan yang komprehensif di awal evolusi sebuah proyek, beresiko membangun pemecahan yang elegan untuk masalah- masalah yang salah. Akhirnya manajer yang tidak begitu memperhatikan proses , beresiko menyisipkan metode teknik yang cakap serta piranti ke dalam sebuah ruangan hampa.


1. Manusia
Model kematangan manajemen manusia membatasi area praktik berikut kunci bagi masyarakat perangkat lunak : rekruitmen , seleksi , manajemen untuk kerja , pelatihan , kompensasi , perkembangan karir, desain kerja , dan organisasi dan perkembangan tim/ kultur. Organisasi mencapai tingkat kematangan yang tinggi dalam area manajemen manusia memiliki kemiriipan yang lebih tinggi dari implementasi praktik rekayasa perangkat lunak yang efektif.
Kontributor yang paling penting agar software project berhasil
memiliki orang yang cerdas dan pintar serta cakap, dengan kemampuan yang baik
Organisasi dengan high levels maturity pada management people.
mengimplementasikan effective software engineering

2. Masalah
Sebelum memulai project, kita memerlukan untuk mengidentifikasi obyektifitasnya dan ruang lingkupnya, pemecahan alternatif harus dipertimbangkan , teknik dan batasppun harus didefinisikan.
Tanpa informasi ini tidak mungkin melakukan estimasi biaya yang dapat dipertanggung jawabkan (dan akurat); penilaian yang efektif terhadap resiko; merinci secara realistis tugas-tugas proyek; atau jadwal proyek yang dapat dikelola yang memberikan indikasi kemajuan yang berarti.
Faktor lain yang berhubungan:
delivery deadlines, budgetary restrictions, personnel availability
technical interfaces, dan lainnya

3. Proses
Proses perangkat lunak memberikan suatu kerangka kerja dimana rencana komprehensif bagi pengembangan perangkat lunak dapat dibangun. Sejumlah kecil aktivitas kerangka kerja yang dapat diaplikasikan pada semua proyek perangkat lunak , tanpa mempedulikan ukuran dan kompleksitasnya. Sejumlah kumpulan tugas yang berbeda tugas-tugas, milestone, kemampuan penyampaian dan jaminan kualitas memungkinkan aktivitas kerangka kerja disesuaikan dengan karakterisitik proyek perangkat lunak serta kebutuhan tim proyek. Akhirnya aktivitas pelindung seperti jaminan kualitas perangkat lunak, manajemen konfigurasi perangkat lunak , dan pengukurannya melapisi model proses yang ada. Aktivitas pelindung tidak tergantung pada satu aktivitas kerangka kerja dan ada pada keseluruhan proses.

MANUSIA
· Para pemain
Proyek perangkat lunak diisi oleh para pemain yang dapat dikategorikan ke dalam salah satu dalam lima konstituen berikut :
a. Manajer senior
Yang menentukan isu-isu bisnis yang sering memiliki pengaruh penting di dalam proyek
b. Manajer proyek
Yang harus merencanakan, memotivasi, mengorganisasi dan mengotrol sebuah produk dan aplikasi
c. Pelaksana
Menyampaikan ketrampilan teknik yang diperlukan untuk merekayasa sebuah produk atau aplikasi
d. Pelanggan
Menentukan jenis kebutuhan bagi perangkat lunak yang akan direkayasa
e. Pemakai akhir
Yang berinteraksi dengan perangkat lunak bila perangkat lunak telah dikeluarkan untuk digunakan
· Pimpinan tim
Pemimpin tim yang dibutuhkan dalam proyek perangkat lunak adalah yang memenuhi persyaratan berikut ini :
a. Motivasi >> kemampuan memberikan dorongan orang teknik untuk melakukan atau menghasilkan sesuatu dengan kemampuan terbaiknya
b. Organisasi >> kemampuan untuk membentuk proses yang sedang berlangsung yang memungkinkan konsep dasar deterjemahkan ke dalam suatu akhir
c. Gagasan dan inovasi >> kemampuan manusia untuk mendorong manusia lainnya menciptakan dan bertindak kreatif meskipun mereka berkerja dalam suatu ikatan yang dibangun untuk suatu produk atau aplikasi perangakat lunak yang spesifik
Pemimpin proyek yang berhasil adalah yang akan menerapkan gaya manajemen pemecahan masalah yaitu bahwa seorang manajer proyek perangkat lunak harus berkonsentrasi pada pemahaman masalah yang akan dipecahkan, mengatur aliran gagasan, dan pada saat yang sama membiarkan orang setiap orang di dalam tim mengetahui penilaian kualitas dan bahwa hal tersebut tidak dapat dikompromikan.
Ada 4 kunci yang menentukan manajer proyek itu efektif:
a. Pemecahan masalah
b. Identitas manajerial
c. Prestasi
d. Pengaruh dan pembentukan tim

Sumber : https://sam-worthington.net/