Biaya Rumah Sakit Menurut AICPA

Biaya Rumah Sakit Menurut AICPA

Biaya Rumah Sakit Menurut AICPA

Menurut AICPA

Menurut AICPA  (American Institute of Certified Public Accounting), biaya adalah pengurangan pada aktiva netto sebagai akibat digunakannya jasa-jasa ekonomi untuk menciptakan penghasilan. Biaya adalah pengorbanan sumber daya atau nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharapkan member manfaat saat sekarang atau di masa akan datang bagi organisasi.

Secara terminologi, biaya dapat dibedakan antara biaya (cost)  dan beban (expenses) :

1.  Cost  atau  unexpired cost  merupakan pengorbanan sumber ekonomi perusahaan yang digunakan untuk memperoleh barang atau jasa. Contohnya : pembelian bahan baku.
2.  Expenses  atau  expired cost  adalah pengorbanan sumber ekonomi perusahaan yang digunakan untuk mengarahkan penghasilan. Beban ini terjadi dalam periode terjadinya transaksi dan dapat langsung memberi manfaat pada periode yang bersangkutan. Contohnya : beban penjualan, beban sewa, dan lain-lain.

Tetapi menurut Amin Widjajatunggal, biaya diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu :

1.  Cost  (biaya) adalah nilai dari pengorbanan yang dilakukan (manfaat yang diberikan) untuk mendapatkan barang dan jasa.
2.  Biaya  (expenses)  adalah suatu ‘cost’ yang telah memberikan manfaat dan sekarang telah kadaluarsa (expired).
3.  Kerugian  (loss)  adalah suatu ‘cost’ yang terjadi pada saat barang dan jasa siap dibeli, ditentukan tidak bernilai, tanpa memberikan manfaat apapun.

Dan  Hansen  dan  Mowen, mengemukakan biaya adalah kas atau nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharapkan memberi manfaat saat ini atau di masa datang bagi organisasi

Bastian mengemukakan bahwa biaya dapat diklasifikasikan ke dalam 3 kategori yaitu  :

1.  Biaya Tetap

Biaya  tetap adalah biaya y ang jumlah totalnya tidak dipengaruhi oleh perubahan kegiatan organisasi. Biaya yang termasuk ke dalam biaya tetap adalah biaya gaji direktur, biaya gaji bulanan atau tahunan dan lain -lain. Biaya tetap itu sendiri terbagi menjadi 2 bagian, yaitu :
a.  Biaya yang tidak dipengaruhi oleh kebijakan manajemen, adalah biaya tetap yang dikeluarkan karena keputusan masa lalu dan berhubungan dengan ramalan pengoperasian jangka panjang atau untuk menjaga kapasitas yang dibutuhkan dalam jangka panjang. Sebagai contoh, biaya penyusutan aktiva tetap, pajak bumi dan bangunan, biaya asuransi, biaya sewa dan gaji karyawan utama.

b.  Biaya yang dipengaruhi oleh kebijakan manajemen adalah biaya yang timbul dari keputusan penyediaan anggaran secara berkala (biasanya tahunan). Sebagai  contoh, biaya riset dan pengembangan, biaya iklan, biaya promosi, biaya program latihan karyawan dan biaya konsultan.

2.  Biaya Variabel

Biaya variabel adalah jumlah biaya yang totalnya dipengaruhi oleh perubahan kegiatan. Contoh biaya variabel pada organisasi manufaktur yaitu biaya bahan baku dan biaya upah tenaga kerja langsung. Sedangkan contoh biaya variabel untuk organisasi jasa adalah biaya administrasi dan biaya komisi.

3.  Biaya Semivariabel

Biaya semivariabel adalah biaya yang memiliki unsure tetap dan variabel. Unsure tetap adalah jumlah minimum untuk menyediakan jasa, sedangkan unsure variabel adalah bagian dari biaya semivariabel yang dipengaruhi oleh perubahan volume kegiatan.

 

Artikel terkait :